Minggu, 04 April 2010

NASA Klaim Bisa Temukan Sumber Air di Gurun

NASA Klaim Bisa Temukan Sumber Air di Gurun

Umum / Jumat, 2 April 2010 10:55 WIB
Metrotvnews.com, Iskandariyah: Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengklaim bisa membantu menemukan sumber air di negara-negara bergurun di Timur Tengah. Teknologi untuk menemukan sumber air itu, klaim NASA, telah berhasil menelisik es bawah tanah di planet Mars.


"Teknologi yang sama juga dapat digunakan untuk mencari air di bumi dan membantu menanggulangi konflik di Timur Tengah yang tandus," kata seorang ilmuwan NASA, Essam Heggy, pada konferensi air oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa di kota pantai Mesir, Iskandariyah, Kamis (1/4).

Penyelidikan NASA pada 2007 menemukan, gurun yang menutupi Mars ada di atas air beku. Air itu cukup menenggelamkan Mars. "Kita (di wilayah ini) berada di tempat terbaik untuk menggunakan teknologi ini," kata Heggy.

Peralatan bernama Marsis itu terdiri radar suara dengan antena 40 meter yang terpasang di pengorbit. Pengorbit ini dapat mengirim gelombang radio 3,7 kilometer di bawah permukaan Mars. Heggy mengatakan, teknologi itu dapat mendeteksi air sampai satu kilometer di bawah gurun padat di Timur Tengah.

Pemetaan yang dilakukan oleh NASA memperlihatkan, wilayah yang sangat tandus Darfur di Sudan berada di atas danau dan lembah yang berumur 6.000 tahun. "Air yang dulu berada di permukaan sekarang berada di lapisan sub-permukaan," kata Heggy. "Jika kita tak mendapatkan citra ini, berarti kita bekerja tanpa tahu arah-tujuan," katanya.

Negara-negara Timur Tengah, pengekspor terbesar minyak dunia, mengeluarkan lebih banyak uang untuk menemukan minyak dibandingkan dengan wilayah lain mana pun di dunia. Tapi, negara-negara itu kurang mengucurkan dana untuk mencari air. "Air tak dapat digantikan. Tapi kita tidak mencarinya," katanya. (Ant/DOR)


0 komentar: